Informasi Lengkap Tentang Tes TOEFL

Bahasa Inggris merupakan suatu bahasa yang diakui secara Internasional, dan  mau tidak mau kamu harus mempelajarinya. Coba renungkan sejenak apabila anda nekat untuk mendaftar kuliah atau bekerja di luar negeri tanpa adanya persiapan matang salah satunya dengan tes TOEFL !! Yaaa, pasti tidak lulus dan tidak akan diterima. As simpe as that !

TOEFL Kampung InggrisSedikit pengenalan tentang TOEFL. TOEFL atau test of English as foreign language adalah sebuah tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan berbahasa inggris seseorang yang bahasa induknya atau bahasa sehari-harinya bukan menggunakan bahasa inggris(non-native English language speakers). Untuk persyaratan kuliah dan atau bekerja di luar negeri, terutama di negara-negara yang menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa pengantar mereka pun menerapkan TOEFL sebagai salah satu standarisasi.

Ada berapa jenis tes TOEFL ?

Pada tes TOEFL terdiri menjadi 2 jenis, yaitu TOEFL PBT(Paper Based Test) dan iBT(internet Based Test). Disini TOEFL PBT biasanya  digunakan untuk wilayah Asia saja, dan hanya dapat digunakan untuk instusi dan wilayah lokal tertetu dan tidak berlaku untuk seluruh negara di dunia. Tes TOEFL PBT terbagi menjadi tiga sesi ujian, yaitu :

  • Listening,
  • Structure and Written Expression,
  • dan Reading Comprehension.

(Durasi waktu yang diberikan untuk ketiga bagian atau sesi ini adalah selama 115 menit.)

Sedangkan pada TOEFL iBT meliputi :

  • Reading,
  • Listening,
  • Speaking,
  • dan Writting.

(Durasi waktu yang diberikan untuk keempat bagian atau sesi ini adalah selama 4 Jam.)

Untuk penilaian skor akhir pada kedua tes ini pun cukup berbeda. Pada TOEFL PBT memiliki rata-rata skor 310-677, sedangkan pada TOEFL iBT memiliki range skor antara 0-120.

Pelaksanaan tes TOEFL

Pada TOEFL ITP/PBT tes diselenggarakan sendiri oleh perguruan tinggi atau lembaga bahasa inggris terkemuka, yang dimana soal-soal yang diujikan tetap mengacu pada model soal Internasional TOEFL. Pada sistem pelaksanaannya, suatu perguruan negeri/ instansi tersebut menentukan jadwalnya sendiri. Dengan penyelenggaraan yang diatur sendiri, serta fasilitas dan staff nya juga berasal dalam lingkup perguruan tinggi/instansi tersebut. Dalam hal penilaian, institusi tersebut bisa bekerja sama dengan institusi yang menjadi jaringan resmi dari ETS. Sedangkan pada TOEFL iBT, tes dilakukan secara online dengan pengawasan ketat terkait dengan materi serta persyaratan yang harus dipenuhi. Selain itu, tes ini diselenggarakan langsung oleh oleh ETS sehingga jadwal tidak bisa fleksibel karena harus mengikuti jadwal yang telah dibuat oleh ETS sejak jauh hari. Sistem penilaiannya pun dilakukan lebih ketat karena dilakukan secara terperinci oleh staff tertentu.

Biaya tes TOEFL

Sebelum mengambil test TOEFL, kamu harus memastikannya terlebih dahulu apakah pihak universitas atau pihak perusahaan menerima TOEFL ITP, jika menerima lebih baik kamu menggunakan TOEFL tersebut karena biayanya lebih murah dibandingkan TOEFL Internasional. Tetapi jika tidak diterima, kamu wajib untuk mengambil TOEFL iBT. Pada TOEFL ITP/PBT biaya yang dikeluarkan untuk mengikuti test ini adalah sekitar Rp. 350.000 sampai dengan Rp. 500.000, dan sertifatnya berlaku ± 1,5 sampai 2 tahun. Sedangkan pada iBT TOEFL, biaya yang harus dikeluarkan untuk test ini adalah sekitar Rp. 2.500.000 sampai dengan Rp. 3.000.000 dengan sertifikat yang berlaku samahalnya seperti ITP TOEFL.

Kegunaan tes TOEFL

Test TOEFL adalah tes yang digunakan oleh institusi pendidikan, pemerintah maupun swasta untuk mengukur kemampuanmu sebagai warga negara yang mayoritas tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa kesehariannya. Untuk test TOEFL ITP, biasanya yang mengikuti tes ini adalah mereka yang berencana untuk belajar ke luar negeri, orang yang akan menjadi pegawai suatu instansi pemerintah, calon penerima beasiswa, mahasiswa yang akan menjalani proses kelulusan. Sedangkan pada test TOEFL iBT, biasanya digunakan untuk mereka yang hendak kuliah diluar negeri. Karena materi yang diujikan berupa materi perkuliahan dan hal-hal seputar kegiatan sehari-hari seorang mahasiswa. Namun tes ini juga bisa digunakan untuk melanjutkan S2, karena dengan hasil tes tersebut dapat terlihat apakah seseorang tersebut mampu dalam mengikuti perkuliahan S2 atau belum dengan melihat banyaknya literatur berbahasa inggris didalamnya.

Dengan mengetahui jenis, biaya, pelaksanaannya, serta kegunaan masing-masing tes TOEFL diatas, setidaknya kamu akan lebih yakin dan mengenali test mana yang sesuai untuk kamu. Semoga artikel ini bermanfaat.


Demikian informasi mengenai tes TOEFL. Buat kamu yang pengen belajar TOEFL secara intensif di Kampung Inggris Pare, kamu bisa mengikuti program TOEFL di Peace Kampung Inggris. Semoga bermanfaat ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *