skip to Main Content

Penggunaan ‘End up’ dan ‘To be + up to’

Kali ini Peace Kampung Inggris akan membahas dua contoh kata kerja dalam bentuk frase (phrasal verbs) yaitu ‘end up’ dan ‘to be + up to’. Keduanya dalah kata kerja dengan lebih dari satu kata penyusun. Kata kerja-kata kerja semacam ini memiliki lebih dari satu bagian dan dapat mempersulit mereka yang sedang mempelajari bahasa Inggris, sebagian karena jumlahnya yang banyak dan juga karena kata-kata ini seringkali memiliki lebih dari satu arti.

To end up – berakhir

Pertaman-tama, ‘end up’ memiliki makna mencapai posisi akhir. Contohnya, tentang perjalanan:

  • “They are travelling across Europe by train and they’ll end up in Paris. From there, they fly back to the US.” (Mereka bepergian melintasi Eropa dengan kereta dan mereka akan berakhir di Paris. Dari sini mereka terbang kembali ke Amerika Serikat)

Atau contoh lain dari kehidupan:

  • “I studied medicine at university but I ended up working for an accountancy firm.” (Saya belajar ilmu kedokteran di universitas tapi saya berakhir bekerja untuk firma akuntansi)

Pada contoh kedua tersebut, pekerjaan terakhir untuk subyek dalam kalimat adalah sebagai seorang akuntan meskipun dia memulai karirnya dengan mempelajari ilmu kedokteran. Orang tersebut berakhir (ended up) bekerja sebagai seorang akuntan.

 

To be + up to – mampu

‘To be + up to’ memiliki dua arti. Arti yang pertama adalah bahwa seseorang mampu melakukan suatu tugas atau menghadapi sebuah tantangan. Contohnya:

  • “She’s up to the job. In fact, she’ll probably deliver the report early.”  (Dia mampu dalam pekerjaannya. Bahkan, dia mungkin akan menyampaikan laporannya awal)

Di sini, wanita tersebut benar-benar mampu melakukan pekerjaannya. ‘She’s up to the job’!

 

To be + up to – lakukan / rencanakan

Arti yang kedua, dan saya pikir ini adalah yang paling umum mirip dengan melakukan sesuatu / lakukan. Jika seorang ayah misalnya, mendengar anaknya membuat keributan, dia mungkin berteriak:

  • “What are you up to?” (Apa yang sedang kamu lakukan?)

dan dia ingin mengetahui apa yang sedang dilakukan anaknya. Arti dari frase ‘ to be + up to’ juga sering digunakan ketika anda mencurigai sesuatu. Anda berpikir seseorang bertingkah dengan cara sangat aneh dan anda tidak tahu kenapa dia melakukannya. Contohnya seorang guru melihat murid-muridnya masuk ke sebuah ruang kelas kosong. Sang guru mungkin mengatakan:

  • “Did you see those students go in that room? What are they up to? Let’s go and have a look.” (Apakah kamu melihat murid-murid itu masuk ke ruangan itu? Apa yang sedang mereka rencanakan? Mari kita pergi dan lihat)

Frase ini, ‘to be + up to’, juga digunakan untuk membicarakan waktu luang seseorang. Contohnya:

  • “What are you up to this weekend?” (Apa yang kamu rencanakan akhir pekan ini?)

Ini adalah cara informal untuk menanyakan apa yang akan seseorang lakukan selama akhir pekan, untuk menanyakan jika mereka telah memiliki rencana.

 

Sumber:

http://www.bbc.co.uk/worldservice/learningenglish/radio/specials/1535_questionanswer/page3.shtml

Peace Kampung Inggris

Peace merupakan bimbingan belajar bahasa Inggris yang berlokasi di kampung Inggris Pare, Kabupaten Kediri.

Tinggalkan Balasan

Halo! Klik salah satu Customer Service kami untuk tanya jawab maupun konsultasi seputar Peace Kampung Inggris!

Chat dengan kami melalui WhatsApp
Back To Top